Materi Hari Pertama (
Jumat, 09 Desember 2016)
Materi 1 : Manajemen Waktu
Oleh : Muh Farid S.kom, M.kom.
Materi 1 : Manajemen Waktu
Oleh : Muh Farid S.kom, M.kom.
Apa yang di maksud dengan manajemen waktu???
~ Manajemen waktu adalah suatu perencanaan, pengorganisasian,
penggerakan, dan pengawasan produktivitas waktu.
~ Dalam memanajemen waktu memberi dampak yang sangat baik karena dengan mengatur jadwal kegiatan, kita dapat menentukan keadaan prioritas pada setiap kegiatan itu. Memang disini perlu diketahui bahwa untuk setiap kegiatan pastinya begitu penting akan tetapi dari daftar kegiatan penting tersebut akan ada yang menjadi lebih penting yaitu suatu pekerjaan yang mendesak dan sepertinya berkaitan dengan deadline. Dengan begitu maka sebaiknya menaruh pekerjaan atau aktivitas yang mendesak itu pada kolom daftar paling atas agar segera dikerjakan hingga baru akan diikuti dengan daftar urutan pekerjaan yang lainnya yang cenderung dapat minus angka prioritasnya.
Jadi, Pada teori manajemen waktu tersebut akan
memberikan hasil yang baik apabila dilakukan dengan niat kesungguhan paling
dalam dan penuh daya sikap disiplin.
Bagaimana
cara memanajemen waktu?
1. Atur jadwal kegiatan dengan membuat list di
sertakan dengan durasi waktu.
Apa
Dampak positif dari memanajemen waktu ?
-
- Mempermudah mahasiswa mengerjakan tugas sepanjang kuliah. Karena dengan teknik manajemen waktu yang baik, seorang mahasiswa dapat mengatur porsi belajar atau porsi mengerjakan tugas setiap mata pelajaran sehingga setiap tugas dapat dikerjakan dengan baik dan maksimal.
- Mempermudah mahasiswa mengerjakan tugas sepanjang kuliah. Karena dengan teknik manajemen waktu yang baik, seorang mahasiswa dapat mengatur porsi belajar atau porsi mengerjakan tugas setiap mata pelajaran sehingga setiap tugas dapat dikerjakan dengan baik dan maksimal.
- -
Dapat mengatur waktu belajar dan waktu
istirahat.
- -
Dapat terhindar dari kemacetan pekerjaan
atau tugas. Karena setipa pekerjaan atau tugas tersebut telah memiliki porsi
waktu masing-masing dalam mengerjakannya sehingga tersusun dengan baik.
Strategi
manajemen waktu
1). Kenali time waster anda
·
Kenali kebiasaan-kebiasaan yang paling sering
membuat anda menunda-nunda pekerjaan yang lebih penting.
·
Buat perjanjian dengan diri sendiri untuk
menghilangkan kebiasaan itu (minimal mengurangi kebiasaan tersebut).
·
Awalnya akan sulit, tapi begitu anda mulai
bekerja dengan jadwal maka anda akan di siplin.
2). Tentukan prioritas
·
Buat prioritas pekerjaan anda, artinya tentukan
pekerjaan apa yang paling penting dan harus di kerjakan terlebih dahulu.
3). Jadikan deadline sebagai “kawan”
·
Membuat deadline untuk setiap pekerjaan adalah
penting supaya semua tugas/pekerjaa terselesaikan.
4). Jangan paksakan mengerjakan pekerjaan sekali
duduk
5). Buat rutinitas harian
Otak anda terdiri dari otot-otot yang memiliki beberapa kesamaan dengan otot bagian tubuh, otot bekerja baik ketika jam kerja teratur.
Otak anda terdiri dari otot-otot yang memiliki beberapa kesamaan dengan otot bagian tubuh, otot bekerja baik ketika jam kerja teratur.
6). Beristirahat setelah belajar
7). Jangan lupa beristirahat setelah belajar
untuk menyegarkan fikiran, lakukan hal-hal yang dapat membuatmu terhibur dan
hindari kegiatan yang membosankan.
8). Ciptakan hidup yang bervariasi
Materi ke II : PERSEPSI
Oleh : Faudy
Persepsi : adalah suatu proses pengenalan atau identifikasi sesuatu dengan menggunakan alat indra (drever dalam sasanti,2013)
Persepsi berasal dari sebuah informasi yang di
lakukan oleh indra kita, dan kita simpulkan tanpa membandingkan data.
* Faktor yang mempengaruhi perhatian :
-Situasional : gerakan perulangan, kontras,
intensitas dan stimuli
-Internal
: biologis, keadaan seseorang sosiologis
* Alur dalam berfikir :
1). Pengenalan
2). Pengetahuan akan persepsi
3). Penalaran
4). Penarikan kesimpulan
* Cara mengatur Persepsi
-kenali diri anda
-perluas wawasan.
Materi ke III
: BERPIKIR KRITIS (critical thinking)
Oleh : Muh. Nury Hanif lubis
Pengertian Berfikir Kritis Menurut Para Ahli
Paul (2000: 1) dan Scriven (2000: 1) yang menyatakan, bahwa pengukuran
keterampilan berpikir kritis dapat dilakukan dengan menjawab pertanyaan:
"Sejauh manakah siswa mampu menerapkan standar intelektual dalam kegiatan
berpikirnya".
Gunawan
(2003:177-178) menyatakan bahwa keterampilan berpikir kritis adalah kemampuan
untuk berpikir pada level yang kompleks dan menggunakan proses analisis dan
evaluasi. Berpikir kritis melibatkan keahlian berpikir induktif seperti
mengenali hubungan, manganalisis masalah yang bersifat terbuka, menentukan
sebab dan akibat, membuat kesimpulan dan mem-perhitungkan data yang relevan.
Sedang keahlian berpikir deduktif melibatkan kemampuan memecahkan masalah yang
bersifat spasial, logis silogisme dan membedakan fakta dan opini. Keahlian
berpikir kritis lainnya adalah kemampuan mendeteksi bias, melakukan evaluasi ,
membandingkan dan mempertentangkan.
Apa
yang di maksud dengan Berfikir Kritis?
Berfikir
Kritis merupakan proses seseorang dalam menganalilsis suatu informasi dan fakta
yang didapatkan menegluarkan gagasan dan pendapat mengenai informasi dan fakta
tersebut dan kemudia menarik kesimpulan.
Berfikir
merupakan suatu proses yang sadar yang dilakukan sesorang yang tidak begitu
saja menerima dan menolak suatau hal tetapi menganalisisnya terlebih dahulu
nemukan sebuh fakta dan kebenaran kemudian menyimpulkan apakah menerima atau
tidak.
Wajib
di ingat!!!
·
Berfikir
kritis tidak sama dengan ngeyel.
·
Berfikir
kritis tidak sama dengan menghafal
·
Berfikir
kritis tidak sama dengan mengkritik.
1)
Kritis
: mencapai kesepakatan dan memiliki alasan yang benar, melalui suatu proses
berfikir cepat dengan mempertimbangkan sisi negatif dan positifnya.
2)
Ngeyel
: belum tentu mencapai kesepakatan dan tanpa dasar yang jelas.
3)
Menghafal
: suatu kegiatan dalam mengingat sesuatu untuk dikeluarkan waktu tertenyu dan
dapat hilang dalam jangka waktu tertentu.
4)
Mengkritik
: mengomentari sesuatu dari sisi negatifnya saja tangta pemikirkan sisi
positifnya.
Perbedaan pemikir kritis dan bukan pemikir
kritis
·
Pemikir
kritis : cepat mengidentifikasi informasi dengan mempertimbagkan informasi
relevan dan tidak relevan
·
Bukan
pemikir kritis : hanya mengumpulkan
informasi namun tidak dapat membedakan nama informasi yang lebih benar
0 comments:
Post a Comment